IP

Selasa, 24 April 2012

HAL TIDAK MENYENANGKAN


Di kampus tadi sangat tidak mengenakan, rasa tidak menyenangkan ini dimulai dari adanya kuis mendadak yang diadakan oleh dosen MATSI. Yang tidak menyenangkan karena saya tidak berhasil menyapu bersih semua soal kuis, satu soal tertinggal sebenarnya soalnya tidak susah hanya membuuhkan konsentrasi tinggi. Tapi konsentrsi saya sudah hilang sejak teman saya selalu bertanya kepada saya, ini bener gak kus, kus lu duduk disini aja dekat gw, kus mita bantuannya ya. Sebelum mengerjakan soal saya sudah dibuat hilang duluan konsentrasi saya.
            Di satu sisi saya tidak enak juga kalau tidak membantu teman saya nanti saya di jauhi oleh teman saya hanya karena menolak membantu mereka pada saat ujian berlangsung dan di sisi lain saya ingin berhasil mendapatkan hasil yang smepurna sesuai keinginan saya sejak awal. Saya dibuat pusing oleh dua pilihan rasa-rasanya adala rasa dilemma yang sebenarnya tidak perlu samapai dibawa larut dalam rasa ini, tapi rasa menyesal ini karena saya lebih memilih membantu teman saya dibandingkan mementingkan tujuan saya sejak awal ingin mendapatkan hasil yang sempurna, rasa menyesal tersebut masih dibawa sampai sekarang yang sangat sulit untuk menghilangkannya.
            Yah mau bagaimana lagi nasi sudah menjadi bubur saya gagal mendapatkan hasil yang sesuai yang saya inginkan dan saya juga mendapatkan rasa menyesal yang sangat tidak enak ini, tetapi jika ada kondisi dimana sama seperti yang terjadi seperti ini saya akan memilih untuk memenuhi tujuan saya dan keinginan saya dibandingkan teman saya, yang bisa saya lakukan saat ini hanyalah berdo’a supaya hasil yang saya peroleh kuis tadi tidak terlalu buruk dan berharap mata kuliah MATSI ini akhirnya saya mendapatkan nilai yang bagus pada sat akhir semester 4 ini.
            Tapi dari keluh kesah yang saya ceritakan tadi ada satu hal yang bisa saya petik ternyata pertemanan itu bisa merugikan, meugikannya itu karena rasa kita terlalu saya sama teman kita sehingga kit melupakan diri kita sendiri yang seharusnya menjadi orang yang nomor satu dipenuhi tujuannya. 
free counters